Sabtu, 03 Januari 2015

Migrasi dari Kerja bandara



Migrasi dari Kerja bandara - Malam ini 22 Desember 2014 aku masih berstatus sebagai karyawan kontrak di sebuah maskapai penerbangan lokal swasta yang mengoperasikan lebih dari 30 pesawat terbang buatan negara Amerika. Dan aku mulai bosan dengan rutinitas baik di kantor maupun di kost saat libur. Aku ingin tinggal bersama keluarga saja bila saja aku sudah ada pekerjaan atau bisnis yang bisa membuat aku dekat bersama keluarga dan temen-temen kampungku.

kerja-bandara
kabin pesawat besar

 
Tempat kerjaku selama hampir setahun ini ada di bandara internasional paling sibuk setidaknya di Indonesia. Pekerjaanku memonitoring aktivitas perawatan serta perbaikan pesawat terbang yang hampir selalu ditemukan permasalahan baru setiap harinya. Maklum karena sebagian besar merupakan pesawat yang sudah berumur lebih dari 12 tahun.

Aku juga tengah dalam tahap mencari alternatif pekerjaan alias bisnis baru yang nyata menghasilkan penghasilan sehingga harapanku 6 bulan ke depan saya tidak harus bekerja pulang pergi ke bandara lagi. Bukannya aku tak suka dunia penerbangan, bahkan aku suka sekali sama barang yang namanya kapal terbang yang bisa mengantarkan hingga ratusan orang menempuh jarak hingga ratusan kilo meter hanya dalam hitungan satu atau dua jam saja. Tapi aku belum bisa sepenuhnya tinggal jauh dari keluarga di rumah.

Sebenarnya di Semarang juga ada bandara bernama Ahmad Yani di mana paling cuma satu jam dari rumahku. Seandainya aku bisa bekerja di bandara itu (bagian teknik) tentu aku lebih senang karena berarti dua keinginanku terpenuhi sekaligus. Semoga Tuhan berkenan memudahkan urusanku ini.


Tulisan Lainnya :